indonesia.travel
  • SMK YASPIA JAKARTA
  • SMK PUSAT KEUNGGULAN

EUFORIA KEMERDEKAAN DI YASPIA

Beberapa hari lalu, Indonesia memasuki usia ke-80 sejak kemerdekaan pertamanya pada tanggal 17 Agustus 1945. Semangat kemerdekaan dan gelora merah putih kembali membara di seluruh penjuru Indonesia. Dari Istana Merdeka, perusahaan-perusahaan swasta, lembaga pendidikan hingga ke pemukiman warga ikut menyemarakkan kemerdekaan dengan mengadakan berbagai kegiatan seperti upacara hingga perlombaan.

Kegiatan perlombaan selalu diadakan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia setiap tanggal 17 Agustus. Beragam lomba yang diadakan cenderung berulang, seperti makan kerupuk, tarik tambang, panjat pinang, balap karung, dan masih banyak lagi lomba tradisional lainnya. Tetapi meskipun lomba yang diadakan cenderung sama dan berulang setiap tahunnya, masyarakat Indonesia selalu antusias untuk berpartisipasi. Kira-kira kenapa, ya?

Ternyata beberapa sejarawan pernah mengungkapkan fakta bahwa kegiatan perlombaan yang selalu diadakan setiap tanggal 17 Agustus mulai ramai dilakukan sekitar tahun 1950-an. Pada saat itu, kekuatan pertempuran warga dalam rangka mempertahankan kemerdekaan mulai menurun. Nah, sebagai ungkapan kegembiraan dan rasa syukur atas kemerdekaan, dan untuk kembali menumbuhkan semangat dalam mempertahankan kemerdekaan, beberapa masyarakat mulai menggelar beragam lomba yang berlangsung secara turun-temurun hingga saat ini. Menarik, ya?

(Source: https://klikasuransiku.com/detailArt/id=63/cat=2)

Lalu, dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, SMKS Yaspia juga turut berpartisipasi menyelenggarakan berbagai kegiatan mulai dari pelaksanaan upacara bendera HUT RI ke-80 pada tanggal 17 Agustus 2025 dan kegiatan perlombaan pada tanggal 20-21 Agustus 2025 yang disambut meriah oleh antusiasme para guru dan murid. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, sportivitas, tanggung jawab, serta kerja sama antarmurid dan guru SMKS Yaspia. Lapangan sekolah menjadi saksi bisu atas lahirnya kenangan indah yang tercipta dari semangat persatuan. Wah, sangat sesuai dengan tema kegiatannya, yaitu "Bersatu dalam Keberagaman, Meriahkan Kemerdekaan, dan Eratkan Kebersamaan".

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih dalam tentang semangat perayaan ini, berikut adalah tanggapan dari Bapak Misbakh selaku dewan guru yang turut meramaikan perlombaan,

"Alhamdulillah, saya merasa sangat senang dan bangga dapat turut menyaksikan serta memeriahkan kegiatan lomba 17 Agustus yang telah terlaksana selama dua hari kemarin. Kegiatan ini benar-benar menghadirkan suasana yang meriah, penuh semangat, serta menghidupkan kembali nilai-nilai kebersamaan di lingkungan sekolah. Saya melihat bagaimana para siswa begitu antusias dalam mengikuti berbagai perlombaan, mulai dari lomba futsal, tenis meja, senam, paduan suara, menghias tumpeng, face painting, hingga lomba-lomba lainnya. Tidak hanya peserta, tetapi para penonton dan pendukung pun turut berperan dalam menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekompakan. Hal ini tentu menjadi momen yang sangat berharga karena memperlihatkan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan, menumbuhkan rasa persatuan, serta memupuk jiwa nasionalisme di kalangan siswa." lebih lanjut, Pak Misbakh turut memberikan tanggapan mengenai manfaat perlombaan, "Menurut saya, kegiatan lomba 17 Agustus ini memberikan banyak manfaat positif bagi siswa. Dari sisi kebersamaan, lomba olahraga seperti futsal dan tenis meja mampu menumbuhkan semangat sportivitas, kerja sama tim, serta sikap saling menghargai satu sama lain. Dari sisi kreativitas, lomba menghias tumpeng dan face painting menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan ide, inovasi, dan seni, sehingga mereka bisa lebih percaya diri dalam mengekspresikan bakat yang dimiliki. Sementara itu, lomba senam dan paduan suara melatih kedisiplinan, kekompakan, serta keberanian tampil di depan umum dengan percaya diri.

Selain itu, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai karakter yang sangat penting bagi pembentukan pribadi siswa, seperti kejujuran, kerja keras, rasa tanggung jawab, dan solidaritas. Tidak kalah penting, kegiatan lomba 17-an ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, mengenang perjuangan para pahlawan, sekaligus mengajarkan kepada siswa bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil dari perjuangan panjang yang harus selalu kita syukuri dan jaga bersama.

Dengan demikian, kegiatan lomba 17 Agustus bukan hanya sekadar hiburan semata, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi siswa.".

Kegiatan perlombaan dibuka dengan melaksanakan apel pembukaan dan penampilan flashmob dari OSIS sebagai panitia. Meskipun lomba yang diselenggarakan bukan lomba tradisional pada umumnya, keseruan dan antusiasme para murid tetap terasa. Adapun perlombaan yang diselenggarakan antara lain:

1. Lomba Senam Kreasi
Perlombaan ini melibatkan seluruh murid dalam setiap kelas. Mereka ditantang untuk menciptakan gerakan senam sekreatif mungkin dengan berbagai pilihan lagu modern yang membuat senam terlihat menarik. Kekompakan dan kekreatifan menjadi poin penting dalam penilaian pada perlombaan ini.

 

2. Menghias Tumpeng
Seperti namanya "Menghias Tumpeng", perlombaan ini menantang murid untuk mengasah keterampilan mereka dalam menghias tumpeng menggunakan bahan yang bisa dimakan, seperti buah dan sayuran. Dalam dunia kuliner hal ini biasa disebut dengan garnish.

 

3. Face Painting
Melukis wajah dengan tema kemerdekaan juga turut menjadi salah satu perlombaan yang diselenggarakan di SMKS Yaspia. Perlombaan ini menantang para murid untuk mengeluarkan ide kreatif dan menuangkan cat lukis bukan pada kanvas, melainkan pada wajah temannya.

 

4. Tray on The Road
Dari segi identitas, perlombaan ini terdengar asing karena namanya dan kurang umum diselenggarakan di setiap tempat. Tetapi sebenarnya alur perlombaan ini cukup mirip dengan perlombaan yang mengandalkan kecepatan, perbedaan hanya terletak pada tantangannya. Jika balap karung menantang siswa untuk adu kecepatan melompat sampai garis finish dengan setengah tubuh bagian bawah masuk ke dalam karung, lomba tray on the road ini menantang siswa untuk berjalan cepat sesuai jalur yang ditentukan panitia sambil membawa tray (nampan) yang berisi beberapa botol. Aturannya, botol-botol di atas nampan tidak boleh terjatuh. Perlombaan yang satu ini cukup unik, karena yang umumnya menyelenggarakan adalah komunitas atau organisasi terkait industri perhotelan dan pariwisata. Sesuai 'kan dengan identitas SMKS Yaspia yang menyediakan program keahlian Kuliner dan Perhotelan?   

 

5. Futsal
Okaynext! Untuk perlombaan yang satu ini sepertinya sudah umum diketahui banyak orang, ya? Siapa yang tidak tahu futsal? Pertandingan sepak bola dengan dua tim yang saling berhadapan untuk mencetak gol. Selain kekuatan fisik, pertandingan ini juga menguji keterampilan teknik dan kerja sama tim untuk mengoper bola dan membobol gawang lawan.

 

6. Paduan Suara
Paduan suara menjadi salah satu lomba yang menguji kekompakan dan harmoni para murid. Di sini, setiap kelompok harus menyanyikan lagu-lagu wajib nasional dengan aransemen yang indah dan serasi, menunjukkan semangat persatuan dan kebersamaan.

 

7. Estafet Kombinasi
Lomba ini adalah gabungan dari beberapa permainan estafet yang berbeda, seperti balap karung dan memakai kemeja berkancing sambil membawa balon tanpa menyentuh tanah. Setiap tim harus menyelesaikan rintangan secara bergantian hingga semua anggotanya mencapai garis akhir, menguji kecepatan dan koordinasi tim.

 

8. Estafet Gelas
Lomba estafet gelas menuntut kecepatan dan kerja sama tim. Para peserta harus memindahkan gelas plastik dari garis start sampai finish menggunakan sedotan secara estafet. Mereka harus berhati-hati agar gelas tida jatuh dan menjadi tim tercepat. Perlombaan ini dilakukan oleh para guru.

 

9. Serang Balon
Lomba serang balon adalah permainan yang penuh tawa dan strategi. Perlombaan ini membutuhkan kerja sama tim yang baik. Setiap tim akan saling berbaris dan berpegangan hingga menyerupai ular dan balon akan diikat di pemain paling belakang. Tantangan dalam lomba ini adalah memecahkan balon milik lawan sambil mempertahankan balonnya sendiri, dan barisan tidak boleh terputus. Lomba ini melatih kelincahan dan kecepatan.

 

10. Voli
Perlombaan voli dimainkan dengan aturan yang sama seperti voli pada umumnya, di mana dua tim saling berhadapan di lapangan yang dibagi oleh net. Mereka harus memukul bola melewati net agar jatuh di area lawan. Lomba ini menuntut kekuatan, strategi, dan kerja sama tim yang solid.

 

11. Tenis Meja
Nah, yang terakhir ada lomba tenis meja. Lomba tenis meja menantang ketangkasan dan fokus para peserta dalam pertandingan ganda. Setiap pasangan harus memukul bola pingpong melewati net kecil. Lomba ini menguji kecepatan refleks, ketepatan, dan strategi dalam tim.

Beberapa panitia lomba mengutarakan bahwa perlombaan kemarin secara keseluruhan sudah sesuai dengan ekspektasi panitia. Antusiasme dari para peserta lomba dan murid sebagai penonton juga turut memberikan afirmasi positif bagi panitia.

"Antusiasme siswa-siswi yang ikut berpartisipasi dalam lomba kemarin sangat luar biasa. Sudah sesuai dengan ekspektasi panitia. Mereka terlihat semangat, kompak, dan sangat antusias mengikuti rangkaian perlombaan. Hal ini karena memang lomba yang diselenggarakan menarik dan seru. Seperti futsal dan estafet yang menarik perhatian dan tentunya membuat suasana lomba menjadi lebih meriah. Adanya suporter tiap kelas juga mempengaruhi kesuksesan kegiatan lomba kemarin. Dan harapan saya untuk lomba 17-an pada tahun berikutnya adalah semoga lomba yang diadakan lebih variatif dan siswa-siswi tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam bertanding." ujar Bu Amel selaku dewan guru yang juga menjabat sebagai panitia perlombaan.

Lebih lanjut lagi, Bu Laili selaku dewan guru, pembina OSIS dan ketua pelaksana perlombaan juga turut memberikan tanggapan dan memberitahu tantangan seperti apa yang dihadapi panitia selama proses persiapan.

"Menurut saya, secara umum hasil yang terlihat sudah cukup sesuai dengan persiapan yang dilakukan panitia dan tim OSIS. Alur kegiatan berjalan lancar, peserta antusias, dan perlombaan dapat selesai sesuai jadwal yang ditentukan. Tentu ada beberapa hal yang terjadi di lapangan yang mungkin tidak sepenuhnya sama dengan rencana awal, tetapi hal tersebut bisa diatasi dengan baik oleh panitia sehingga tidak mengganggu jalannya perlombaan secara keseluruhan. Kerja keras panitia dan tim OSIS dalam menyusun konsep, menyiapkan perlengkapan, serta mengatur peserta cukup membuahkan hasil yang positif. Untuk tantangan pasti ada, terutama dalam hal koordinasi antaranggota panitia dan mengatur waktu di tengah kesibukan belajar. Tantangan terbesarnya mungkin ada pada pembagian tugas dan teknis lapangan, misalnya memastikan semua perlengkapan tersedia tepat waktu, mengatur jadwal lomba agar mengulur waktu lebih lama, serta menjaga kedisiplinan peserta. Selain itu, tantangan dalam hal menjaga semangat dan konsistensi kerja panitia dari awal persiapan sampai hari pelaksanaan juga bukan hal yang mudah. Namun, dengan komunikasi dan kerjasama yang baik, tantangan itu bisa teratasi dan justru jadi pengalaman berharga untuk panitia.".

Bu Laili melanjutkan dengan memberikan apresiasi terhadap kinerja OSIS. "Kinerja OSIS pun sudah terlihat maksimal, karena kegiatan bisa berjalan dengan cukup tertib, melihat kuantitas siswa yang bertambah di tahun ini. Kekompakan antaranggota OSIS juga terlihat, sehingga koordinasi di lapangan menjadi lebih mudah. Memang ada sedikit masalah teknis yang perlu diperbaiki, tetapi secara keseluruhan hasilnya sebanding dengan usaha yang mereka lakukan selama proses persiapan.".

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian perlombaan, diharapkan semangat kebersamaan, persatuan, dan sportivitas yang telah terjalin tidak berhenti sampai di sini. Momen ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga wadah untuk mengenang kembali nilai-nilai luhur perjuangan para pahlawan. Harapan untuk tahun-tahun mendatang, supaya kita dapat terus merayakan kemerdekaan dengan cara yang semakin kreatif dan meriah, sebagai wujud nyata rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
ISU GENDER DAN SEKSUALITAS DALAM ISLAM (Gender Society True  The  Eyes of Islam)

Oleh : dr. Nafisa Tahira Seksualitas bukanlah hal yang tabu. Seksualitas merupakan pembahasan yang umum terjadi. Namun, pembahasan tersebut tidak untuk bahan candaan atau guyonan. Be

17/01/2026 06:10 - Oleh perpus - Dilihat 258 kali
Ukur Kognitif Siswa melalui Kegiatan ASASG

Asesmen Sumatif Akhir Semester Ganjil (ASASG) merupakan salah satu metode evaluasi untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran yang ada pada sebuah lembaga pendidikan. SMK Yaspia m

05/12/2025 12:25 - Oleh perpus - Dilihat 199 kali
Kolaborasi Tim Rohis dan Tim Pembinaan dalam Menciptakan Masjid yang Bersih dan Rapi

Dalam upaya menjaga kenyamanan dan kekhusyukan jamaah dalam beribadah, para murid diamanatkan untuk membersihkan area masjid yang dilaksanakan pada setiap hari Jum'at. Kegiatan rutin in

28/11/2025 16:45 - Oleh perpus - Dilihat 406 kali
Pemilihan Ketua OSIS dan Rohis SMK Yaspia 2025 Digelar secara Online

OSIS merupakan organisasi siswa yang ada di dalam dan di lingkungan sekolah OSIS berperan sebagai salah satu dari empat jalur pembinaan kesiswaan, selain latihan kepemimpinan, extra kul

28/11/2025 16:15 - Oleh perpus - Dilihat 351 kali
SMK YASPIA GELAR AKSI DEBAT PEMILIHAN KETUA OSIS DAN ROHIS TAHUN 2025-2026

                             Debat Kandidat Ketua OSIS dan ROHIS SMK Yaspia Tahun 2025–2026 berlan

28/11/2025 16:13 - Oleh perpus - Dilihat 390 kali
Semarak Bulan Bahasa

Tampak berbeda dari biasanya, SMK Yaspia penuh dengan semarak para siswa. Tepat pada tanggal 20-21 Oktober 2025, SMK YASPIA mengadakan lomba bulan bahasa.   Menurut salah satu gu

12/11/2025 16:47 - Oleh perpus - Dilihat 224 kali
TIM PUBLIC AREA; CIPTAKAN LINGKUNGAN BERSIH, RAPIH DAN INDAH DI SMK YASPIA

Lingkungan dan diri yang bersih merupakan salah satu bentuk iman seseorang. Sebagaimana Rasulullah saw. bersabda at thahuuru syathrul iimaan. Bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. T

10/11/2025 10:28 - Oleh perpus - Dilihat 268 kali
LAUNDRY SMK YASPIA: PRAKTIK NYATA PEMBELAJARAN BERBASIS ENTREPRENEURSHIP

SMK Yaspia merupakan salah satu sekolah kejuruan yang berkomitmen untuk membekali siswanya dengan keterampilan praktis yang bermanfaat di dunia kerja. Salah satu bentuk penerapannya ada

10/11/2025 10:21 - Oleh perpus - Dilihat 307 kali
DAPOER YASPIA; WUJUD KURIKULUM BERBASIS INDUSTRI

Menurut Ma'ruf, dalam bukunya yang berjudul Pendidikan Vokasi untuk Ekonomi Kreatif: Strategi, Inovasi, dan Transformasi, menjelaskan bahwa kolaborasi antar sekolah vokasi dan industri

07/11/2025 14:31 - Oleh perpus - Dilihat 364 kali
KOMPETISI KOKI MUDA KOEPOE KOEPOE

Menurut Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, bahwa kuliner merupakan tiga subsektor unggulan yang memberi dampak ekonomi kreatif signifikan di Indonesia. Oleh sebab itu, K

03/09/2025 15:25 - Oleh perpus - Dilihat 522 kali